Menulis bukan bakat yang datang tiba-tiba. Ia bekerja dalam tahap yang dapat dikenali: menangkap ide, menentukan fokus, menyusun outline, menulis draft, lalu merevisi.
Karya yang Selesai dan Dapat Dibaca Bersama
Kumpulan karya editorial Linimuda dan karya komunitas yang sudah melalui proses menulis dan revisi.
Setiap malam, seorang perempuan menunggu bus yang tidak pernah datang. Sampai pada satu malam, seseorang duduk di sebelahnya dan menawarkan cerita yang mengubah alasan menunggunya.
Sebagian penulis menganggap outline mengurung kreativitas. Padahal, outline yang cukup longgar justru memberi ruang untuk bereksplorasi tanpa tersesat.
Seorang anak menemukan tumpukan surat di laci ibunya. Semua ditujukan pada orang yang sama. Tidak ada satu pun yang pernah dikirim.
Draft pertama yang buruk bukan tanda kamu tidak berbakat. Ia hanya tanda bahwa kamu sudah selesai dengan tahap pertama.
Toko buku itu akan tutup besok pagi. Malam ini, seorang penjaga tua memutuskan untuk membaca ulang satu paragraf dari setiap buku yang tersisa.